QUICK MATH

Kembali

Bilangan Heksadesimal

Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang dibentuk dari enambelas angka atau kombinasi antara enambelas angka tersebut, yakni : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F atau kombinasi diantara delapan angka tersebut seperti 10, 1A, A1, 3BD2, B31, 25F3, FA12B, dst.
Keterangan :
Huruf abjad A, B, C, D, E dan F yang digunakan dapat juga berupa huruf kecil a, b, c, d, e dan f.

Bilangan ini, sebagaimana bilangan oktal, digunakan untuk membantu manusia menerjemahkan alamat-alamat pada memory komputer, menjadi perantara atau penerjemah antara bahasa mesin yang sukar dipahami manusia dengan bahasa pemrogram yang lebih mudah dipahami manusia. Bilangan heksadesimal mempunyai padanannya (kesetaraan nilai) dengan bilangan biner, oktal dan desimal seperti berikut :

BinerOktalDesimalHeksadesimal
0000
1111
10222
11333
100444
101555
110666
111777
10001088
10011199
10101210A
10111311B
11001412C
11011513D
11101614E
11111715F
10000201610
10001211711
10010221812
10011231913
10100242014
10101252115
10110262216
10111272317
11000302418
11001312519
1101032261A
1101133271B
1110034281C
1110135291D
1111036301E
1111137311F
100000403220
100001413321
100010423422
100011433523
100100443624
100101453725
dst.dst.dst.dst.

Konversi dari Desimal ke Hexadecimal


Perhitungan konversi bilangan dari desimal ke hexadecimal dimulai dari bilangan 16 desimal. Konversi dapat dilakukan dengan membagi 16 bilangan desimal tersebut secara terus menerus, dimana hasil pembagian terakhir dan setiap sisa pembagian yang diperoleh menjadi hasil dari konversi tersebut, tetapi dengan tambahan ketentuan bahwa jika hasil pembagian ataupun sisa pembagian nilainya 10, 11, 12, 13, 14 dan 15 maka hasil tersebut dikonversi menjadi A, B, C, D, E dan F (lihat kembali tabel di atas).

Contoh :
Konversikan 18 (desimal) menjadi bilangan hexadecimal.

Jawab :
18 : 16 = 1 sisa 2
Kita lihat hasil pembagian adalah 1, sedangkan sisa pembagian dengan 16 adalah 2. Dengan demikan 18 desimal = 12 heksadesimal

Contoh lain :
Konversikan 27 (desimal) menjadi bilangan heksadesimal.

Jawab :
27 : 16 = 1 sisa 11
Kita lihat hasil pembagian adalah 1, sedangkan sisa pembagian dengan 16 adalah 11. Angka 11 ini sama dengan B dalam notasi heksadesimal. Dengan demikan 27 desimal = 1B heksadesimal.

Contoh lain :
Konversikan 62 (desimal) menjadi bilangan heksadesimal.

Jawab :
62 : 16 = 3 sisa 14
Kita lihat hasil pembagian adalah 3, sedangkan sisa pembagian dengan 16 adalah 14, dimana 14 dalam notasi heksadesimal = E. Dengan demikan 62 desimal = 3E heksadesimal.

Keterangan :
12 heksadesimal dan 3E heksadesimal dapat ditulis sebagai 1216 dan 3E16.

Konversi dari Hexadecimal ke Desimal


Konversi dari bilangan heksadesimal ke desimal adalah dengan mengalikan setiap angka heksadesimal dengan 16n dimana n=0,1,2,3,... diurut mulai dari angka paling kanan kemudian hasilnya perkalian semuanya dijumlahkan.

Contoh :
Konversikan 12 heksadesimal ke bilangan desimal.

Jawab :
2 x 160 = 2 x   1 =   2
1 x 161 = 1 x 16 = 16
------------------------------- +
                               18

Jadi 12 heksadesimal = 18 desimal (1216 = 1810)

Contoh lain :
Konversikan 1B heksadesimal ke bilangan desimal.

Jawab :
1B = 1 dan 11 (karena notasi desimal dari B heksadesimal adalah 11)

11 x 160 = 11 x   1 =  11
  1 x 161 =   1 x 16 =  16
----------------------------------- +
                                    27

Jadi 1B heksadesimal = 27 desimal (1B16 = 2710)

Contoh lain :
Konversikan 3E heksadesimal ke bilangan desimal.

Jawab :
3E = 3 dan 14 (karena notasi desimal dari E heksadesimal adalah 14)

14 x 160 = 14 x   1 =  14
  3 x 161 =   3 x 16 =  48
----------------------------------- +
                                    62

Jadi 3E heksadesimal = 62 desimal (3E16 = 6210)



Kembali